Pasca Longsor, Duuuh Reportnya TPAS Kota Payakumbuh
Pemerintah Kota Payakumbuh, hingga saat ini masih mencari solusi Tempat Pembuangan Akhir Sampah.(TPAS) Regional Sumatera Barat.
"Ya... kita masih mencari solusi TPAS kota Payakumbuh, pasca bencana longsor pekan lalu", ujar Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda.
Rida, menyatakan hal itu saat ia memimpin rapat mendadak guna mencari solusi TPAS Kota Payakumbuh. Jumat 28/12.
"Bisa jadi TPAS kota Payakumbuh untuk sementara dibuang ke Kota Solok atau Kota Padang", ujar Rida Ananda.
Menurut Rida, selama ini masyarakat Kota Payakumbuh terbiasa berada pada zona nyaman dalam pengelolaan sampah. Sampah atau limbah rumah tangga selama ini dijemput oleh petugas untuk diangkut ke TPAS.
“Namun setelah TPAS mengalami musibah dan tidak dapat difungsikan, warga masih tetap tidak sadar, sehingga terjadi penumpukan sampah di sejumlah titik lokasi di pinggir jalan,” ujarnya.
Meskipun Instruksi Walikota Nomor 01/Instruksi/Wk-Pyk/2023 Tanggal 21 Desember 2023 yang meminta agar warga melakukan pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri.
“Akan tetapi, sejauh ini masih belum menampakkan hasil yang signifikan. Sehingga berdampak buruk terjadinya penumpukan sampah yang berpotensi menimbulkan penyakit,” ujar Sekretaris Daerah tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan dari hasil rapat yang diikuti seluruh kepala OPD dan Camat se-kota Payakumbuh itu, disepakati langkah-langkah Pengelolaan Sampah di Hulu (Sumber Sampah) dan Pengelolaan Sampah di Hilir (Pemrosesan Akhir Sampah).
Pengelolaan sampah di hulu, kata Rida berada dibawah koordinasi Asisten I Wali Kota, melalui OPD teknis terkait, mereka akan bergerak turun langsung ke tengah warga untuk menghimbau dan memberikan sosialisasi dalam pengolahan sampah mandiri.
Sementara itu, terkait dengan pengelolaan sampah di hilir, Pemko Payakumbuh memiliki solusi sementara untuk membuang sampah, yang pertama ke TPAS kota Padang dan solusi kedua ke TPAS kota Solok. (rel/hms)

